Berita 14 Jun 2026

Keseruan LT-1 SMPN 3 Imogiri: Ratusan Siswa Taklukkan Buper Kalakijo Pajangan dengan Ceria dan Penuh Bakat

Keseruan LT-1 SMPN 3 Imogiri: Ratusan Siswa Taklukkan Buper Kalakijo Pajangan dengan Ceria dan Penuh Bakat

Keseruan LT-1 SMPN 3 Imogiri: Ratusan Siswa Taklukkan Buper Kalakijo Pajangan dengan Ceria dan Penuh Bakat

BANTUL – Suasana Bumi Perkemahan (Buper) Kalakijo, Guwosari, Pajangan, Bantul mendadak riuh dan penuh semangat. Sebanyak 121 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Imogiri Tahun Pelajaran 2025/2026 melaksanakan Perkemahan Lomba Tingkat 1 (LT-1) yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 12–14 Juni 2026.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala SMP N 3 Imogiri, Ibu Supriyatmi, S.Pd., Ketua Panitia Bapak Mukijo, S.Pd., serta para pembina pramuka dan guru pendamping. Tak ketinggalan, 12 siswa kelas VIII turut andil sebagai Dewan Galang (DP) yang membantu kelancaran seluruh rangkaian acara. Perkemahan ini sukses menciptakan momen yang menyenangkan, menantang, sekaligus mengesankan bagi seluruh peserta.

Menanamkan Kekompakan, Disiplin, dan Tanggung Jawab

Melalui perkemahan ini, nilai-nilai penting seperti kekompakan, disiplin, dan tanggung jawab benar-benar ditanamkan secara nyata kepada para siswa. Penanaman karakter ini dibentuk lewat pembiasaan aktivitas sehari-hari di area perkemahan.

Para siswa dilatih untuk selalu disiplin waktu melalui ibadah sholat berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum dan tadarus bersama. Selain itu, rasa tanggung jawab dan kerja sama antaranggota regu diuji secara langsung lewat momen memasak bersama untuk makan pagi, siang, dan malam. Setiap anak harus saling berbagi tugas—ada yang mengambil air, menyiapkan bahan, hingga menyajikan makanan—demi menjaga kelangsungan dapur regu mereka.

Hari Pertama: Semangat "Bangun Desa" hingga Caraka Malam yang Menantang

Keseruan dimulai pada Jumat (12/6) siang saat seluruh peserta melakukan registrasi dan packing barang ke dalam truk menuju lokasi. Setibanya di Buper Kalakijo, para siswa langsung bergotong-royong dalam kegiatan "Bangun Desa", mulai dari mendirikan tenda, memasang pagar, hingga menata dapur regu.

Setelah upacara pembukaan dan unjuk kekompakan lewat lomba yel-yel, mental dan keterampilan teknik kepramukaan (tekpram) peserta mulai diuji. Memasuki malam hari, suasana perkemahan semakin seru dengan adanya Giat Prestasi (GP) Cermat, Sandi Morse Lampu, dan Pidato Bela Negara.

Adrenalin peserta benar-benar diuji saat memasuki tengah malam yang sedikit dingin ditemani rintik hujan melalui kegiatan Caraka Malam. Di tengah kesunyian alam Pajangan, para penggalang harus memecahkan berbagai kode rahasia, mulai dari Sandi Kotak II, Sandi Koordinat Merah Putih, Sandi Rumput, Sandi Arab, hingga Sandi AND.

Hari Kedua: Perjuangan Fisik, Outbond di Bawah Rintik Hujan, hingga Panggung Kesenian

Sabtu (13/6) menjadi hari yang paling padat sekaligus menantang. Usai olahraga pagi, seluruh regu bersiap menghadapi GP Penjelajahan. Dalam penjelajahan ini, para siswa diuji dalam kemampuan Komunikasi Lapangan (Semaphore dan Morse), Menaksir Tinggi dan Lebar, Sketsa Panorama, serta navigasi menggunakan Kompas. Perjalanan menjelajah alam Pajangan ini menuntut ketahanan fisik yang luar biasa. Meski ada beberapa siswa yang kondisi fisiknya sempat kurang mendukung karena kelelahan, mereka tetap gigih melanjutkan perjuangan dan bertahan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai akhir perkemahan berkat dukungan teman se-regu.

Tidak hanya tangguh di lapangan, kreativitas siswa juga diasah melalui berbagai lomba keterampilan dari siang hingga sore hari, seperti GP Masak Tradisional, Pembuatan Bivak (tenda darurat), Penjernihan Air, GP Buket Snack, dan Hastakarya.

Keseruan hari kedua semakin memuncak pada sore hari. Memasuki pukul 15.30 WIB, suasana bumi perkemahan semakin semarak dengan diadakannya GP PBB (Peraturan Baris-Berbaris) untuk menguji kedisiplinan dan kerapian tiap regu. Setelah itu, seluruh peserta melebur dalam kegiatan Outbond Seru. Meskipun sore itu ditemani oleh rintik hujan yang mulai membasahi bumi perkemahan, hal tersebut justru menambah keseruan dan memicu antusiasme tinggi para siswa untuk menyelesaikan setiap wahana permainan kelompok dengan penuh tawa ceria.

Malam puncak hari kedua ditandai dengan hangatnya kobaran api unggun yang dipadukan dengan Pentas Seni. Suasana semakin meriah ketika para perwakilan regu unjuk gigi dalam GP Fashion Show dan menampilkan kreativitas seni terbaik mereka di hadapan seluruh peserta dan pembina. Bagi orang tua wali murid maupun masyarakat luas yang ingin melihat keseruan dokumentasi di lokasi, suasana Bumi Perkemahan Kalakijo dapat disaksikan melalui tayangan di kanal YouTube kanal YouTube live https://www.youtube.com/live/HaeS5jnxj58?si=FYoO_EGuIZptPuxb .

Penutupan dan Penyerahan Piala untuk Regu Terbaik

Pada Minggu (14/6) pagi, setelah seluruh rangkaian lomba selesai, para peserta melakukan aksi bersih lingkungan dan "Bedol Desa" untuk memastikan area bumi perkemahan kembali rapi dan bersih seperti semula. Rangkaian kegiatan resmi berakhir setelah upacara penutupan yang khidmat.

Momen yang paling ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu pengumuman pemenang Lomba Tingkat 1. Penghargaan diambil dari 3 regu terbaik putra dan 3 regu terbaik putri. Haru dan sorak gembira pecah saat perwakilan regu-regu terbaik tersebut maju untuk menerima dan membawa pulang piala penghargaan atas kerja keras mereka selama tiga hari.

Ketua Panitia, Bapak Mukijo, S.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas perubahan sikap, ketangguhan, dan kemandirian yang ditunjukkan oleh para siswa kelas VII serta kekompakan dari seluruh panitia. Tepat pukul 09.00 WIB, seluruh rombongan bertolak kembali menuju sekolah dengan membawa pulang piala giat prestasi, sejuta cerita seru, dan bekal karakter luhur yang siap mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.